Malam puncak penarikan pengabdian masyarakat telah dilaksanakan pada Ahad malam,23 November 2025 di masjid Al-Ikhlas Dusun Wonopriyo Desa Gerlang Kecamatan Blado Kabupaten Batang. Sederet rangkaian program pengabdian masyarakat telah dilaksanakan oleh para santri kelas XII sejak Sabtu, 15 November lalu, dan kini semua proses itu telah selesai. Proses penarikan pengabdian masyarakat ini sengaja dilaksanakan pada satu lokasi untuk mengoptimalkan perhelatan malam puncak penarikan pengabdian masyarakat di sana, meskipun selama proses kurang lebih sepuluh hari terakhir, para santri ditempatkan pada dua titik di Desa Gerlang, yakni Dusun Watulembu dan Dusun Wonopriyo.
Pada kesempatan yang sama, juga menjadi
momen penganugerahan gelar juara untuk para kontestan beberapa lomba anak-anak
yang dilaksanakan pada Minggu pagi kemarin. Puncaknya adalah dengan hadirnya
Abah. KH Muhammad Luthfi selaku Pengasuh Pondok Pesantren Al-Inaaroh sekaligus
Rois Syuriah PCNU Kabupaten Batang yang berkesempatan untuk mengisi Mauidhoh
khasanah pada pengajian penarikan pengabdian masyarakat bersama warga sekitar.
Beberapa pesan ucapan terimakasih kepada segenap warga masyarakat Desa Gerlang disampaikan oleh Abah KH. Muhammad Luthfi karena telah berkenan secara aktif memberikan wacana berpikir, dan pengalaman yang sangat berharga kepada para santrinya dalam sepuluh hari terakhir ini.
Dalam mauidhoh khasanah yang kurang lebih
berdurasi satu jam itu, Abah KH. Muhammad Luthfi menyampaikan banyak hal
tentang konsep menata masyarakat dengan tinjauan sisi religi yang sangat
kompleks. "Menata segala aspek penunjang kemajuan desa bukan hal mudah.
Kita perlu menyiapkan anak-anak kita, untuk memberi dampak nyata dalam menata
masyarakat dimasa depan, salah satunya tentu dengan mengupayakan pendidikan
anak-anak kita tercinta, supaya mereka benar-benar mampu menjangkau peningkatan
kualitas SDM yang nantinya mengantarkan tatanan masyarakat di sini ke arah
peningkatan taraf hidup yang lebih sejahtera. Karena secara geografis, Gerlang
ini adalah wilayah yang potensinya harus dijaga sampai kapanpun. (salah satu
pesan dari Abah KH.Muhammad Luthfi yang cukup menarik tentunya).
Meskipun beberapa saat sebelum acara dimulai sempat turun hujan, tidak menyurutkan antusiasme masyarakat untuk menghadiri acara pengajian bersama Abah KH. Muhammad Luthfi yang mana ditengah malam dingin dipuncak Kabupaten Batang itu, suasana pengajian terasa sangat khidmat. Penarikan pengabdian masyarakat di Desa Gerlang kali ini menjadi momen yang tak terlupakan bagi para santri dan seluruh civitas akademika Al-Inaaroh malam tadi.


