Pelatihan santri gen-z memproduksi konten media gerakan santri menulis 2026 yang diselenggarakan oleh Suara Merdeka telah mencapai tahapan puncak. Agenda yang sebelumnya dilakukan di berbagai pesantren se Jawa Tengah ini ditutup pada penyelenggaraan event pelatihan menulis di Pondok Pesantren Al-Inaaroh Batang pada Selasa, 10 Maret 2026.
Dalam event tahunan yang secara konsisten dilaksanakan setiap bulan Ramadhan oleh pihak Suara Merdeka ini, terbukti telah memberikan dampak positif yang sangat besar terutama untuk penyebaran benih-benih keberminatan santri pada dunia kepenulisan. Tahun 2026 ini, rangkaian agenda pelatihan dilakukan di berbagai pesantren sejak awal Ramadhan hingga Selasa kemarin. Detailing daftarnya seperti di bawah ini.
Pada agenda pelatihan santri gen-z memproduksi konten media di Pondok Pesantren Al-Inaaroh kemarin, diikuti oleh setidaknya 100 peserta yang terdiri dari santri dan Guru MA Takhassus Al-Inaaroh. Yang spesial dari agenda pelatihan ini adalah kehadiran wakil Gubernur Jawa Tengah H. Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), Wakil Bupati Batang Bapak Suyono, S.IP., M.Si. dan beberapa pejabat pemerintahan lainnya. Sebelum Gus Yasin hadir di tengah forum ini, nama seperti Ketua Baznas Prof Dr KH Noor Achmad MA, juga ikut terlibat dalam proses GSM di ballroom asrama putri Pondok Pesantren Al-Inaaroh kemarin.Abah KH. Muhammad Luthfi selaku Pengasuh Pondok Pesantren Al-Inaaroh menyampaikan " Terimakasih kepada semua pihak yang ikut mensukseskan acara ini, semoga dengan acara ini bisa memberikan manfaat kepada anak-anak dan kita semua, khususnya dalam hal penumbuhan kesadaran tentang pentingnya penguasaan kemampuan menulis agar konten-konten di media publik hari ini bisa tetap seimbang dalam artian tidak hanya didominasi oleh konten yang berbau kebohongan/ hoax, dan konten berunsur negatif saja. Karena satu prinsip dasar yang harus kita pegang adalah bahwa sesuatu tidak akan kita capai kalau kita tidak serius menyerapi nilai filosofi dari kata hubbul ilmi ".
Gus Yasin juga menyoroti tentang langkah positif dan Istikomah yang dilakukan oleh pihak Suara Merdeka terkait keseriusannya memberi kontribusi nyata terhadap pertumbuhan kesadaran generasi muda dalam pembentukan mindset untuk objektif meramu sebuah informasi agar tetap objektif dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku ditengah maraknya fenomena citizen journalizm."Terimakasih kepada suara merdeka yg telah memberikan dampingan secara konsisten kepada para santri. Semoga pelatihan santri gen-z menulis ini benar-benar bisa memberi dampak positif bagi ketersediaan informasi yang hari ini mudah berseliweran di berbagai platform digital yang mudah dikonsumsi publik. Mengingat hari ini fenomena FYP atau konten viral sering kali didominasi oleh konten berbau kebohongan atau ketidaklengkapan data, maka dengan pendampingan pelatihan seperti ini diharapkan mampu menghadirkan satu ruang objektif yang bisa dijadikan referensi informasi oleh masyarakat luas nantinya" Ujar Gus Yasin dalam sambutannya.
Sebelum memasuki acara inti pelatihan yang rundown acaranya diisi beberapa materi dari pihak Suara Merdeka, penutupan rangkaian panjang program pelatihan santri gen-z memproduksi konten media ditutup dengan seremonial membunyikan kentongan khas nuansa Ramadhan oleh segenap tamu VIP dalam acara tersebut.
Antusiasme santri dalam agenda pelatihan ini juga sangat bagus. Semua peserta mengikuti serangkaian acara hingga akhir dan ditutup dengan buka puasa bersama setelah seluruh rentetan acara selesai.


